Optimalisasi Pemberdayaan Melalui Evaluasi Indikator Reproduksi Sapi Perah Di Kelompok Ternak Binaan Koperasi Sae Pujon
Keywords:
Performa reproduksi, Sapi perah, Pemberdayaan kelompok ternak, manajemen reproduksi ternak, Koperasi SAE PujonAbstract
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi performa reproduksi sapi perah yang dipelihara oleh kelompok ternak binaan Koperasi SAE Pujon di wilayah Persil (Sumbermulyo), serta menganalisis strategi pemberdayaan yang digunakan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam manajemen reproduksi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui observasi lapangan, wawancara peternak, sosialisasi dengan pre-test dan post-test, pendampingan, serta monitoring. Pendekatan Participatory Action Research diterapkan dengan melibatkan 15 peternak sapi perah sebagai mitra. Performa reproduksi dinilai menggunakan tiga indikator, yaitu Service per Conception (S/C), Days Open (DO), dan Calving Interval (CI). Hasil menunjukkan rata-rata nilai S/C sebesar 3,64 kali, DO sebesar 118,67 hari, dan CI sebesar 560,27 hari (sekitar 18,7 bulan), yang seluruhnya berada di atas standar ideal reproduksi sapi perah. Skor pengetahuan peternak meningkat dari rata-rata pre-test 79,23 menjadi rata-rata post-test 99,23 setelah sosialisasi. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa keterlambatan kebuntingan akibat kawin berulang dan masa kosong yang panjang menimbulkan kerugian biaya pakan yang cukup besar bagi peternak, diperkirakan lebih dari satu juta rupiah per kasus. Disimpulkan bahwa pemberdayaan melalui sosialisasi, pendampingan, dan pencatatan reproduksi efektif meningkatkan pengetahuan peternak, meskipun efisiensi reproduksi di tingkat lapangan masih memerlukan perbaikan berkelanjutan melalui peningkatan deteksi birahi, manajemen pakan, dan adopsi pencatatan digital.


